Langsung ke konten utama

ASAS Jurnal Kolaborasi INF Dan IPS


DEBAT ASAS INF DAN IPS

JURNAL HARIAN BESERTA INFORMASI YANG ADA DI DEBAT TENTANG TOPIK DEBAT "Apakah teknologi digital lebih banyak menciptakan lapangan pekerjaan atau justru menghilangkannya?



Jurnal harian aku berisikan. Kegiatan yang aku melakukan dalam sehari-hari dalam pelajaran INF dan IPS. Pengerjaan proyek dimulai dengan penyicilan. Supaya tidak berat di kemudian harinya. Inilah Jurnal harian aku beserta Informasi debat yang akan ada di bawahnya nanti.


Kelompok Debat Kontra 
Ketua: Wulan
Anggota: Nicholas, Joshua

25/11/24
Senin 25 November 2024
Hari ke - 1

Pelajaran: IPS

Pengerjaan ASAS Menentukan Topik Debat dan berdiskusi kelompok dengan teman-teman kelompok. Topik debat adalah "Apakah teknologi digital lebih banyak menciptakan lapangan pekerjaan atau justru menghilangkannya?"

Pelajaran: INF

Pemberitahuan Pak Yoki, memberi tau tentang mencicilkan Blog yang berisikan jurnal harian dan pendapat diri sendiri. Pak Yoki juga Memberikan Rubik penilaiannya dan jadwal untuk minggu ini dan minggu depan.


27/11/24
Rabu 27 November 2024
Hari ke - 2

Libur Pemilihan/Pemungutan Suara Menteri PILKADA

Pak Yoki menginformasikan, Diberikan Pencicilan untuk Blognya. Dan menghafalkan materi debat IPS


29/11/24
Jumat 29 November 2024
Hari ke - 3

Pelajaran: IPS

Membuat Tema Topik debat bersama kelompok dan menghafalkan bersama. Untuk mempersiapkan presentasi, serta mengerjakan tugas lain.


2/12/24
Senin 2 Desember 2024
Hari ke - 4

Pelajaran: IPS

Melakukan debat Kelompok 1 - 3. Seingat aku kelompok yang maju adalah Felicya dan Alfon. Daud dan Rafael. Lalu Citra dan Jonathan. Melakukan debat dengan tema yang sudah dipilih. Debat rata-rata bisa 15 menit - 20 menit.


Pelajaran: INF

Mulai menulis jurnal selama 2 jam lebih untuk blogger ini. Supaya bisa dicicil dengan baik dan maksimal. Dan hasil yang akan menjadi baik. Pertama membahas dulu rubik penilaiannya dan materi yang jelasnya bagaimana. Serta nilai individu.

4/12/24 
Rabu 4 Desember 2024
Hari ke - 5
 
Pelajaran: INF

Karena hanya 1 jam di INF. Melanjutkan blog jurnal yang dikerjakan sekarang dan dicicil.

6/12/24
Jumat 6 Desember 2024
Hari ke - 6

Pelajaran: IPS

Debat yang ini direkam dan kita duduk melalui seperti kursi perdebatan tentang debat yang kita bahas dan hafalkan materi. Debat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.
Melanjutkan debat Kelompok Hanna dan Marcia. Lalu Renji dan Wulan yaitu kelompok aku, Debat dengan tema yang berjudul "Apakah teknologi digital lebih banyak menciptakan lapangan pekerjaan atau justru menghilangkannya?" 

Tim  Pro (Renji): Teknologi digital membuka peluang baru, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan pekerjaan di sektor baru seperti IT, data analitik, dan layanan digital.

Tim Kontra (Wulan): Otomatisasi dan kecerdasan buatan dapat menggantikan pekerjaan manusia, menyebabkan pengangguran massal di sektor tradisional. 


INFORMASI DAN MATERI TERKAIT DEBAT YANG DISAMPAIKAN



Setelah Jurnal hariannya sudah selesai kita lanjut ke Informasi tema yang kita ambil yaitu: Otomatisasi dan kecerdasan buatan dapat menggantikan pekerjaan manusia, menyebabkan pengangguran massal di sektor tradisional. 

Informasi dan pertanyaan materi yang kita debat waktu hari Jumat adalah:

Teknologi Digital (AI):


Kecerdasan buatan (AI) memungkinkan mesin melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia.


Dampak Positif AI pada Pekerjaan:


Pekerjaan Baru: AI menciptakan profesi baru di sektor teknologi seperti e-commerce dan fintech.


Menggantikan Pekerjaan Manual: Automasi mengurangi kebutuhan pekerja manusia di sektor manufaktur dan transportasi.


Transformasi Pekerjaan: Pekerjaan seperti marketing dan analisis data kini menggunakan AI untuk meningkatkan produktivitas.


Dampak Negatif AI:


Pengangguran Akibat Automasi: Teknologi seperti AI menggantikan pekerjaan manusia, berisiko mengurangi lapangan kerja.


Ketergantungan Teknologi: Mengurangi kreativitas dan kemampuan manual.


Privasi dan Keamanan Data: Risiko kebocoran data dan pelanggaran privasi.


Peningkatan Polusi Elektronik: Limbah elektronik menjadi masalah lingkungan.


Penyebaran Informasi Palsu: Media sosial mempercepat penyebaran hoaks dan disinformasi.


Kesenjangan Digital: Akses teknologi yang tidak merata menciptakan tidak keseimbangan sosial.


Dampak pada Kesehatan: Paparan teknologi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan.


Disintegrasi Sosial: Teknologi mengurangi interaksi langsung antar individu.


Pertanyaan:


1. Bagaimana pengaruh teknologi terhadap kesenjangan sosial-ekonomi, terutama di negara berkembang?


2. Apakah penggunaan teknologi berlebihan dapat mengubah struktur masyarakat dalam jangka panjang?


3. Sejauh mana regulasi dapat menyeimbangkan inovasi teknologi dengan dampak negatifnya?


4. Bagaimana mengatasi paradoks teknologi yang memunculkan masalah baru?


5. Bisakah teknologi menjadi ancaman eksistensial jika pengembangan AI tidak diawasi?

Sumber: ChatGPT

Kesimpulan:

Teknologi digital meningkatkan efisiensi, tetapi dapat mengurangi lapangan pekerjaan, terutama di sektor padat karya.

Dalam materi ini. Aku bisa memahaminya dengan baik karena kegiatan sehari - hari aku berjalan dengan lancar dan baik. Dengan penuh penghafalan. Walaupun tidak hafal sempurna. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Revolutionary Hero: Sugiyono Mangunwiyoto

Sugiyono Mangunwiyoto Source Image:  https://id.wikipedia.org/wiki/Sugiyono_Mangunwiyoto Description:  Colonel Inf.  (Posthumous ) R. Sugiyono Mangunwiyoto (12 August 1926 - 1 October 1965) was an Indonesian national hero who was one of the victims of the 30 September Movement. He was the former Chief of Staff of the 72/Pamungkas Military District . Background:  Colonel Inf.  (Posthumous ) R. Sugiyono Mangunwiyoto was born in Gedaren Sumbergiri, Ponjong, Gunungkidul Regency on August 12 , 1926 from Kasan Sumitrorejo, a farmer and village official, and R. Ngt.  Sutiyah Semito Rejo from Semanu  , Gunungkidul Regency.  Sugiyono was the 11th of 14 children and the only Christian in  his family. Gunungkidul Regency Image:  Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Gunungkidul Military Career: Sugiyono actually had an ambition to become a teacher. In order to realize his ambition, he diligently studied at the First Teachers' School in Wo...